Skip to main content

Semua Tentang Strategi Fixed Time Trades

Bukan tanpa alasan bila masyarakat membandingkan trader dengan para pengusaha. Keduanya sama-sama membuat keputusan yang akan menghasilkan profit (untung) atau loss (rugi). Agar menjadi sukses, trader dan pengusaha harus memiliki pemahaman tentang apa tujuan yang ingin dicapai dan bagaimana mencapainya.

Strategi adalah alat penting yang digunakan trader untuk menjadi sukses. Siapa saja bisa memperoleh penghasilan stabil bila menerapkan beberapa strategi. Ada banyak kejadian di pasar di mana seorang pemula bisa memperbesar jumlah uang mereka sampai puluhan atau bahkan ratusan kali, dan semua transaksi itu hanya kebetulan atau dibuka berdasarkan intuisi.

Akan tetapi, di lain waktu keberuntungan meninggalkan mereka pada 100% kasus dan para trader seperti ini tetap memperoleh hasil trading yang negatif. Oleh karena itu, keberhasilan dalam waktu singkat tanpa strategi adalah sebuah jebakan yang sebaiknya Anda hindari. Untuk menghindari terjadinya situasi semacam ini, Anda sebaiknya memilih sebuah strategi trading dan gunakanlah untuk menaklukkan pasar.

Tidak masalah apakah Anda sudah memiliki pengalaman trading di pasar finansial atau belum. Bila Anda benar-benar ingin menjadi trader profesional dan menghasilkan uang, simak beberapa strategi di artikel ini.

Khusus untuk Anda, kami sudah memilih sejumlah sistem dasar terbaik yang akan mengajarkan bagaimana cara menganalisa harga aset, membantu membuka transaksi sukses pertama Anda hari ini, dan belajar tentang Fixed Time Trades – salah satu instrumen trading yang paling menguntungkan. Kami akan memberikan beberapa contoh transaksi riil yang dibuka di platform trading Olymp Trade, agar Anda dapat mengambil manfaat dari artikel ini.

Apa Arti Strategi Trading?

Strategi trading adalah sekumpulan kondisi yang perlu dipenuhi agar trader tahu mengapa harus membuka transaksi. Bila kondisi tersebut tidak terlihat di pasar, trader yang berakal tidak akan menginvestasikan uang dan akan menunggu sampai beberapa pertanda muncul.

Secara umum, strategi trading bisa memberi Anda sebuah jawaban apakah harga aset akan naik atau turun. Tugas trader adalah menganalisa semua kondisi strategi dan faktor pasar. Lalu memutuskan apakah membuka transaksi atau tidak.

Trader cenderung memilih solusi siap pakai yang sudah teruji waktu. Dengan bertambahnya keahlian, mereka akan meningkatkan strategi itu, lalu membuat sistem baru. Ini semua akan menjadi teknik mereka sendiri.

Sebuah strategi unik bisa disamakan dengan sebuah perusahaan. Perusahaan berjalan dan menyediakan barang dan jasa yang dibeli konsumen. Semua tahu bagaimana cara kerjanya dan apa yang sebaiknya dilakukan: bagaimana menjual produk dan siapa konsumennya, kapan harus menang dari para pesaing, dan musim apa yang dipilih untuk mempresentasikan produk baru. Strategi trading di pasar finansial bekerja seperti ini.

Penting untuk memahami kapan harus membuka posisi beli, pada aset apa dan berapa lama. Strategi trading Anda harus menyediakan jawaban pasti untuk semua pertanyaan ini.

Anda mungkin sudah menduga bahwa strategi adalah penyaring pasar dan emosi Anda. Strategi bisa membuat tindakan Anda teratur, dan ini artinya sudah separuh jalan.

Mari kita pelajari apa saja strategi yang digunakan di dunia Fixed Time Trading.

Apa Arti Fixed Time Trades?

FTT adalah sebuah instrumen finansial dengan durasi transaksi yang terbatas. Anda bisa membuka posisi dengan memperkirakan harga akan naik atau turun. Tetapi prediksi Anda akan terbukti di akhir waktu transaksi. Inilah satu-satunya fakta yang memengaruhi hasil transaksi.

Sebagai contoh, trader membuka transaksi dengan harapan bitcoin akan naik dalam waktu 5 menit. Bila harga naik dengan selisih setidaknya satu sen di akhir waktu transaksi, trader akan memperoleh profit. Trader akan mengetahui jumlah profit sebelum waktu berakhir.

FTT populer karena transparansi ketentuan tradingnya. Tidak seperti trading klasik Forex, FTT memberikan hasil tetap. Profit tidak tergantung pada seberapa besar harga berubah dari harga pembukaan. Profitabilitas aset-aset di platform Olymp Trade tidak pernah kurang dari 80%.

Di saat yang sama, FTT bukan hanya membutuhkan keputusan menentukan arah transaksi tetapi juga durasinya. Strategi trading harus memberikan informasi tentang bagaimana menentukan dua hal ini.

Beberapa Jenis Strategi Trading FTT

Mari membahas beberapa strategi yang sederhana dulu. Strategi sederhana tidak kurang efektif dibandingkan strategi kompleks. Strategi semacam ini bisa sukses besar, tetapi bisa juga gagal. Maka, kami menyarankan agar Anda mencoba dan menguji semua opsi yang kami bahas.

Strategi dasar bisa dipisahkan menjadi beberapa kelompok:

Strategi Indikator

Para trader menggunakan indikator analisa teknikal untuk menganalisa gerakan harga. Sedangkan indikator adalah program bawaan yang tersedia di platform trading. Masing-masing mengandung algoritma siap pakai yang akan memberitahu Anda kapan membuka transaksi naik atau turun.

Strategi bisa berdasarkan penggunaan satu atau beberapa indikator. Sebaliknya, indikator dibagi menjadi osilator dan indikator tren. Masih ada beberapa kelompok lain, tetapi kita belum membutuhkannya sekarang.

Osilator menunjukkan dua bidang utama: zona “overbought (jenuh beli)” dan “oversold (jenuh jual)”. Dua sebutan ini menjelaskan bahwa pada situasi pertama harga sudah naik terlalu tinggi, dan indikator menunjukkan peluang pembalikan tren. Ketika aset sedang oversold, lebih baik membuka transaksi turun. Tetapi bagaimana cara menerapkannya? Mari lihat sebuah contoh.

Untuk mengaktifkan indikator, kita membuka menu khusus berupa tanda sebuah jangka. Pada menu “Osilator”, kita membuka RSI. Ini adalah salah satu perkakas yang paling simpel dan efektif.

Indikator RSI terdiri dari sinyal biru dan sebuah saluran di antara level 30 dan 70. Ketika garis naik di atas saluran, kita menerima sinyal overbought. Di situasi seperti ini, sebaiknya membuka transaksi turun. BIla garis RSI turun di bawah level 30, ini saatnya membuka transaksi naik.

Indikator Stochastic, CCI, Aaron adalah berdasarkan prinsip kerja yang hampir sama. Selain itu, sinyal yang diberikan satu indikator dapat dikonfirmasi indikator lainnya. Jadi, Anda bisa membuka transaksi ketika dua indikator menampilkan sinyal yang sama. Ini adalah salah satu cara termudah untuk memperbaiki kualitas strategi Anda.

Anda juga bisa menggunakan indikator tren untuk menganalisa harga aset. Beberapa contoh indikator tren adalah Simple Moving Average (SMA), WMA, EMA, Bollinger Bands, dan banyak lagi. KIta akan membahas secara mendalam tentang SMA dan Bollinger Bands.

SMA adalah indikator yang menunjukkan rata-rata aritmatika harga untuk periode yang ditentukan. Mengapa ini penting? Pertama, SMA menunjukkan tren yang diperhalus. Perkakas ini berguna khususnya untuk trader pemula yang menggunakan strategi mengikuti tren.

Berikut adalah sebuah contoh praktis: kenaikan aset segera terjadi ketika grafik naik di atas garis SMA. Sinyal turun akan tampak ketika grafik turun di bawah SMA. Berikut adalah contoh bagaimana menggunakan indikator tersimpel ini sebagai strategi trading.

Anda sebaiknya membuka transaksi ketika candlestick pertama muncul, yang dibuka dan ditutup di bawah atau di atas sinyal garis. Pada gambar, Anda bisa melihat candlestick yang ditandai kotak putih.

Bollinger bands (BB) adalah indikator brilian yang mengonstruksi saluran dinamis dalam tiga garis. Cara termudah untuk menggunakannya adalah membuka transaksi turun ketika grafik menyentuh garis teratas dan buka transaksi naik ketika grafik menyentuh garis terbawah.

Kelebihan indikator ini adalah sangat efektif meskipun digunakan dengan periode waktu (time frame) terendah (1,5 menit). Indikator lain menunjukkan hasil lebih baik bila digunakan pada periode waktu yang lebih lama.

Menurut strategi ini, ada dua momen di mana Anda bisa membuka transaksi. Momen pertama adalah ketika grafik menyentuh batas BB. Momen pertama datang setelah harga berbalik arah meninggalkan batas dan candlestick pertama sudah terbentuk di bawah atau di atas batas (sama seperti strategi berbasis SMA).

Apakah Anda ingin memperoleh strategi trading sempurna? Aktifkan dua indikator (RSI dan Bollinger Bands) pada grafik yang sama. Bukalah transaksi naik ketika grafik harga menyentuh garis terbawah BB dan garis sinyal RSI turun di bawah 30. Buka transaksi turun ketika grafik menyentuh garis teratas BB dan RSI di atas level 70.

Strategi Level Support dan Resistance

Studi pola grafik visual adalah bagian tak terpisahkan dari analisa teknikal. Level support dan resistance adalah salah satu bidang terpopuler dari ilmu pengetahuan ini.

Esensi metode ini adalah penggunaan level harga tertentu pada grafik. Baik tren naik atau tren turun cenderung dimulai di level ini. Bila tren naik, level ini disebut support. Bila tren turun, level resistance pasti ada di sekitar titik awalnya.

Lihat contoh di bawah ini. Ada garis memanjang di satu level di mana harga berbalik arah beberapa kali. Apakah ini suatu kebetulan? Tentu tidak. Momen ini menunjukkan bahwa aset dijual secara aktif di kisaran harga ini (level resistance), sehingga menyebabkan pembalikan tren yang kuat.

Tugas kita cukup mudah: kita perlu mencari situasi semacam ini. Lalu buka transaksi di arah yang tepat di sekitar level support atau resistance.

Dengan logika yang sama, kita juga bisa menggunakan metode atau cara lain. Pada cara ini, level support dan resistance ditampilkan dalam bentuk garis miring (tren).

Anda bisa melihat pada contoh bagaimana kita membentuk garis memanjang dengan menghubungkan dua titik rendah. Garis panjang ini membantu kita mencari dua poin entri transaksi naik yang sempurna. Banyak trader yang lebih menyukai strategi ini karena lebih aman bertransaksi dengan tren daripada dengan pembalikannya.

Bertransaksi dengan Kalender Ekonomi

Strategi trading lain yang juga menarik adalah berdasarkan penggunaan data kalender ekonomi. Kalender ini adalah grafik yang mencantumkan berbagai laporan ekonomi penting yang dirilis di sejumlah negara pada hari tertentu. Para investor seluruh dunia selalu memantau data ini, karena tidak seorang pun ingin berinvestasi pada mata uang suatu negara yang menunjukkan bukti penurunan nilainya.

Website investing.com adalah salah satu sumber informasi terpopuler dalam hal kalender ekonomi. Sekarang, mari membahas bagaimana bertransaksi Forex sesuai kalender ekonomi. Pertama, buka kalender. Perhatikan bahwa hampir semua jenis berita dilengkapi dengan waktu perilisan dan tingkat signifikansinya. Anda juga akan mengetahui mata uang yang akan terdampak peristiwa penting ini.

Mari menganalisa berita riil pada indeks PMI Inggris. Berita jenis ini menunjukkan dinamika aktivitas ekonomi di negara itu. Anda bisa mengetahui bahwa data riil lebih rendah dibandingkan yang ditunjukkan pada kolom prediksi. Berita yang dirilis pada jam 8.30 ternyata negatif untuk Inggris. Dan apa yang terjadi pada nilai tukar pound Inggris (GBP) pada saat itu?

Setelah perilisan berita, nilai tukar mata uang Inggris sedikit naik. Tetapi akal sehat menang dan pasangan mata uang GBP/USD mulai menurun secara aktif. Trading kalender ekonomi itu mudah sekaligus strategi yang sangat efektif, karena berdasarkan pola ekonomi dan logika sederhana.

Beberapa Strategi Berdasarkan Pola Candlestick Paling Sederhana untuk FTT

Analisa candlestick Jepang adalah cara efektif lain untuk mendeteksi tren mendatang secara lebih baik. Candlestick Jepang adalah semacam grafik. Grafik ini dianggap sebagai yang paling informatif karena kita bisa dengan segera mengetahui harga di mana sebuah periode dimulai, harga tinggi dan rendah, dan harga di mana suatu periode berakhir.

Terkait strategi yang akan kami jelaskan, hanya warna candlestick yang perlu diperhatikan. Strategi ini bisa diterapkan untuk semua interval pada grafik candlestick. Selain itu, ini adalah strategi mengikuti tren yang sudah mengisyaratkan reliabilitasnya. Namun, Anda jangan lupa tentang risiko. Khususnya ketika pasar sedang datar dan sangat mungkin tidak ada tren.

Aturan strategi ini sangat sederhana:

  1. Pilih grafik “Candlestick Jepang”
  2. Atur kurun waktu (timeframe) 1 atau 5 menit (opsi lain juga tersedia).
  3. Tunggu sampai masa candle berakhir.
  4. Bila candlestick hijau, buka transaksi naik. Bila merah, buka transaksi turun.
  5. Durasi transaksi sebaiknya selalu sama dengan time frame. Bila menggunakan time frame 1 menit, bukalah transaksi 1 menit.
  6. Bila hasil transaksi Anda negatif, terapkan sistem kompensasi kerugian yang dibahas di bagian akhir artikel ini.

Strategi ini paling efektif ketika ada banyak candlestick dengan warna yang sama, seperti yang ditunjukkan di tangkapan layar di atas.

Analisa candlestick juga berdasarkan beberapa model yang teratur, atau disebut pola. Ada beberapa jenis spesifik candlestick yang memberikan petunjuk. Candlestick Jepang sudah dipelajari sejak berabad lampau. Inilah mungkin yang menjadikannya sebagai strategi tertua. Pola “pin bar” adalah situasi khusus. Seperti inilah bentuknya:

Pada gambar ini, “pin bar” menunjukkan tren turun. Pola candlestick ini bisa dikenali dengan “ekor” panjang yang keluar dari “badan” lilin. “Pin bar” terbalik memiliki ekor yang menunjuk ke bawah. Pola ini menunjukkan kecenderungan naik sebuah aset.

Durasi transaksi dipilih dengan cara yang sama seperti strategi sebelumnya. Akan tetapi, Anda sebaiknya tidak mencari “pin bar” pada time frame di bawah 15 menit. Pola candlestick semacam itu tidak dapat diandalkan dan bisa berujung kerugian.

Bagaimana Saya Tahu Strategi Ini Efektif?

Kabar baiknya adalah, Anda bisa memastikan strategi trading itu berhasil dengan tanpa mengeluarkan biaya. Tidak perlu deposit dulu bila Anda menggunakan platform Olymp Trade.

Cara pertama untuk menguji strategi adalah bertransaksi menggunakan akun demo. Semua yang mendaftar mendapat akun demo gratis dengan uang virtual untuk berlatih. Pada saat membuka akun, Anda akan mendapat 10.000 unit demo. Mohon perhatikan bahwa semua transaksi dibuka di harga pasar saat ini. Dengan kata lain, proses trading demo sama persis seperti trading yang sesungguhnya.

Satu-satunya kekurangan cara ini adalah Anda harus menghabiskan banyak waktu. Anda harus setidaknya membuka 100 transaksi untuk memperoleh hasil statistikal. Strategi trading yang bisa digunakan harus memenuhi kriteria berikut ini:

  1. Tidak lebih dari 5 transaksi merugisecara berturut-turut.
  2. Jumlah keseluruhan transaksi menguntungkan harus setidaknya 30%, asal kriteria 1 terpenuhi.

Cara kedua untuk memeriksa strategi ini adalah memantau data historis grafik. Cara ini kurang akurat, tetapi lebih menghemat waktu.

Untuk mengevaluasi strategi dengan cara ini, Anda harus menerapkannya pada grafik dan secara bertahap mulai mendalami data historis. Setelah Anda melihat sinyal strategi, Anda harus menetapkan dan mengujinya. Apakah strategi itu menguntungkan atau tidak? Tulis jawabannya di selembar kertas atau google sheets.

Mengingat cara ini kurang akurat, kami sarankan untuk meninjau tidak kurang dari 200 contoh.

Bagaimana Cara Memilih Durasi Transaksi?

Cara terpopuler memilih durasi transaksi terbaik adalah memerhatikan histori grafik. Kalkulasi kisaran perkiraan dan pilih besaran rata-rata. Apakah ini terlalu sulit dan lama?

Perhatikan time frame yang sudah dipilih. Durasi transaksi seringkali dua atau tiga kali lebih lama daripada periode grafik yang sudah ditentukan. Bila Anda menggunakan grafik 1 menit, waktu transaksi adalah 2-3 menit. Bila strategi Anda menggunakan grafik dengan time frame 4 jam, durasi transaksi bisa 8-12 jam.

Bagaimana Cara Menghasilkan Untung dengan Sistem Kompensasi Kerugian?

Rahasia utama Fixed Time Trades yang berhasil adalah penerapan sistem kompensasi kerugian (loss compensation system/ LCS). Cara ini akan membuat Anda bisa memperoleh hasil bahkan bila hanya 30% transaksi Anda yang menguntungkan.

Menurut metode LCS, trader sebaiknya menggandakan nominal investasi bila hasil transaksi sebelumnya negatif. Sebagai contoh, Anda membuka transaksi 10 dolar dan merugi. Nominal transaksi selanjutnya sebaiknya sama dengan atau setidaknya 20 dolar. Bila transaksi kedua ditutup dengan profit, Anda akan menutup kerugian transaksi pertama dan menghasilkan uang. Bila transaksi kedua ditutup berlawanan arah dari prediksi Anda, nominal transaksi ketiga harus tiga kali dari total kerugian, yaitu 60 dolar. Tidak disarankan menaikkan nominal transaksi setelah 4 atau 5 transaksi merugi, tetapi strategi Anda sebaiknya jangan sampai memberi celah untuk skenario negatif ini.

Penerapan menunjukkan, sebuah strategi yang bagus sangat jarang menghasilkan 3-4 transaksi negatif secara berturut-turut. Teruslah berusaha mencapai hasil ini.

Ringkasan

Ada banyak sekali strategi untuk trading FTT. Kami menjelaskan tentang pendekatan dasar tetapi efektif untuk mulai membangun karir sebagai trader, dan mengetahui efektivitas semua metode.

Trading adalah sebuah bisnis.Seperti bisnis lainnya, tidak ada yang tanpa risiko. Tetapi dengan pendekatan konsisten dan disiplin, Anda bisa membuat bisnis menjadi menguntungkan dalam waktu singkat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *